Tahap III Manajemen properti

Feasibility Study (FS) 

Walau pengembang mempunyai daya intuisi yang kuat bagi suksesnya sebuah proyek atas dasar hasil aktivitas yang ada selama tahap dua, tetapi secara formal pengembang tetap harus menunjukkan kepada partisipan lain bahwa proyeknya viable.

Jika proyek tetap bertahan melewati tahap kedua dari proses pengembangan maka proyek tersebut pastilah telah viable pada tahap ide awal (tahap I dari proses pengembangan) walau masih kasar.

Dalam tahap ketiga ini, pengembang perlu mengeluarkan biaya ke proyek untuk menunjukkan analisis detail atas beberapa dimensi. Jadi adanya intuisi yang kuat akan berhasilnya proyek akan menjadikan pengembang makin berkomitmen.

Pada  tahap ketiga ini, seorang pengembang masih saja dapat memutuskan untuk tidak melaksanakan proyek, tetapi tentunya dengan kehilangan biaya yang cukup signifikan besarnya dibanding  dengan di akhir tahap kedua.

Biaya ini tidak hanya sekedar berupa uang, tetapi juga hubungan reputasi dan kepercayaan (kredibilitas). Malah jika pengembang terlalu sering hanya berhenti di tahap ketiga tanpa melanjutkan ketahap berikutnya sesuai hasil FS yang dilakukannya maka pengembang akhirnya akan bangkrut dengan sendirinya.

Beberapa prinsip umum akan FS:

Diantara kegunaan lain-lainnya, FS adalah suatu tool organisasi yang sangat bermanfaat. Hal ini disebabkan studi ini memberikan segala sesuatunya tentang pengembangan dalam suatu format yang konsisten, umumnya menggunakan suatu pemrograman computer yang memudahkan melakukan analisis sensitivitasnya.

Sebagaimana proses dalam pengembangan terdapat delapan tahap, maka FS secara terus menerus dimodifikasi dengan estimasi yang semakin konkrit dengan berlalunya waktu.

Pengembang perlu menghasilkan suatu FS namun dengan bagian-bagian untuk tiap partisipan pengembangan berlainan, yaitu bagian yang relevan ke yang bersangkutan.

Suatu FS yang lengkap adalah suatu usaha yang ekstensif. Untuk meyakinkan benefit sepenuhnya maka studi ini seharusnya tidak hanya berhenti hanya setelah mendapatkan/ memenuhi (dalam arti nilai proyek melebihi biaya pengembangan). namun FS seharusnya dipertimbangkan sebagai alat optimasi.